Tasain.news.Hujan mulai turun sejak satu minggu yang lalu di wilayah Desa Tasain,Kec.Raimanuk khususnya ,dengan demikian kesibukan petani jauh pasca sayur-sayuran berakhir mulai terlihat dengan mulainya persemaian bibit padi untuk musim tanam di musin penghujan 2018-2019 dari peninjauan pemberuta di Areal persawahan masyarakat di dusun yang ada di Desa Tasain pada hari ini Rabu,12/12/2018 terlihat tempat –tempat persemaian pada sawah warga terisi benih bahkan ada yang sudah terliihat menghijau.
Salah seorang warga di dusun Naba,Petrus Seran yang sawahnya berada di bagian utara berseblahan dengan jalan menuju kantor Desa mengaku sebelumnya tidak pernah menyangka kalau masyarakat sudah mulai melakukan semai bibit,saya sibuk mengurus pekerjaan di Desa yang sedang giat dikerjakan dan bila saya datang ke sawah semua orang sudah menyiapkan tempat penyemaian bibit,akhirnya saya pun harus ikut membuat penyemaian dan menabur benih,cerita Petrus Seran saat bersama pemberita di sawahnya.selasa 11/12/2018
Lain halnya dengan bapak Nikolas Klau warga asal Dusun Auktuik yang sawahnya berada di pinggir jalan TransNusa atambua-Kupang. Mengaku sudah membuat persemaian sejak hujan turun pertama kali sebagai persiapan , menurut bpk Nikolas Klau sebenarnya waktu masih panjang masih ada keraguan hujan ini tidak normal karena menurut pengalaman tahun-tahun sebelumnya ,seminggu hujan turun lebat setiap hari dan setelah seminggu [caption id="attachment_301" align="aligncenter" width="500"]
12/12/2018 taken by Nandes wau[/caption] panaspun datang kembali sedangkan benih yang sudah kita tebar mulai tumbuh dan sangat membutuhkan air akhirnya kering terpaksa kita harus ikuti karena kalau tidak akan ketinggalan jauh dengan mereka yang lebih dahulu melakukan persemaian,akunya pada rabu,12/12/2018. [caption id="attachment_306" align="aligncenter" width="500"]
12/12/2018 by Nandes wau[/caption] [caption id="attachment_306" align="aligncenter" width="500"]
12/12/2018 by Nandes wau[/caption] By Adi Zanlain.