Tasain News.17 Juli 2020 [caption id="attachment_865" align="aligncenter" width="500"]
Hase Hawaka dari Tokoh Adat .Taken by Nandes .17 juli 2020[/caption] Hari ini Jumat,17 Juli 2020-07-17 Bertempat di Wilayah Desa Tasain,Tepat di Dusun Rarina,Desa Tasain,Kec.Raimanuk,Bupati Belu melakukan Kunjungan Kerja di Wilayah Tersebut sekaligus Tanam Simbolis di Salah Satu Kelompok Tani,Yaitu Kelompok moris Foun di Dusun Rarina ,Desa Tasain,Kec, Raimanuk dengan luas lahan 45 Are.dan telah disediakan 12.000 anakan yang akan siap di tanam Kegiatan Kunjungan Kerja Hari ini di hadiri Para Kepala Dinas terkait
Dalam kegiatan ini Kepala Desa Tasain menyampaikan bahwa Kehadiran Bapak Bupati di tempat ini untuk melakukan kunjungan Kerja ( Kunker ) sekaligus penanaman Simbolis untuk mendukung kita petani agar Tetap Semangat Bekerja..Walaupun Cuaca Ekstrim Tapi Kita Tetap Bekerja dan Dalam ini Tahun juga Kita siapkan Anggaran yang termuat di Dalam APBDES Tahun 2020 untuk Kegitan optimasi Lahan dimana Kita akan memberikan Dana Kepada masyarakat untuk mendukung Kerja masyarakat. Dengan Anggaran Senilai Rp.80 juta Lebih ,dan Kelompok di Desa Tasain Berjumlah 28 Kelompok Tani ,dan 1 Kelompok KWT.
Bupati Belu mengucapkan Terima Kasih Kepada Kepala Desa Yang sangat Luar biasa dan Bangga Karna Seluruh masyarakat yang masih tetap bekerja,karna Walaupun Banyak Kekurangan Air Tapi masih Bisa Bekerja seperti ini,dan pada Hari ini kita tanam simbolis dan rencana akan datang kembali untuk panen pada bulan September,dan Beliau telah berkordinasi Kepada BANK NTT,BANK BRI untuk memberikan Bantuan Pinjaman Kepada masyarakat untuk memanfaatkan Kredit mikro di Bank –Bank Pemerintah, Dan mengenai keluhan PLTS di Desa Tasain,Beliau mengatakan Bahwa sudah mengimformasikan Kepada Politeknik dan Para Tenaga Teknik Kupang dalam waktu dekat akan diperbaiki,dan menurut tenaga Teknik Anggaran untuk memperbaiki PLTS berkisar Rp.200.000.000 .dan Beliau sudah mengundang Pihak PLN dalam Waktu Dekat Listrik akan masuk ke Obor sampai Fatuklabobi,karna mengenai Listrik urusan PLN,Kami Pemerintah hanya menyampaikan bahwa masyarakat masih ada yang belum tersentuh Listrik